<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kamus Ilmiah &#187; Lingkungan</title>
	<atom:link href="http://www.kamusilmiah.com/topik/lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kamusilmiah.com</link>
	<description>Kliping Artikel Ilmiah Indonesia beserta Kamus Ilmiah Online dalam bidang ilmu teknologi, sains dan sosial</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2010 09:09:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>50 Persen Gajah Sumatera Musnah dalam 20 Tahun</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/50-persen-gajah-sumatera-musnah-dalam-20-tahun/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/50-persen-gajah-sumatera-musnah-dalam-20-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 19:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=1999</guid>
		<description><![CDATA[Tujuh puluh botol infus, suntikan vitamin, antibiotik, serum anti tetanus, tak mampu juga menyelamatkan nyawa gajah yang ditangkap secara sembrono oleh BKSDA Riau, belum lama ini. BKSDA Riau, belum lama ini. Jumat (14/4), pekan lalu satu dari sepuluh gajah tangkapan tersebut akhirnya menemui ajalnya setelah sebelumnya harus menderita lantaran tetanus yang mendera. Bahkan kini solusi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/50-persen-gajah-sumatera-musnah-dalam-20-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Populasi Gajah Sumatera Berkurang</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/populasi-gajah-sumatera-berkurang/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/populasi-gajah-sumatera-berkurang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 15:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=1997</guid>
		<description><![CDATA[Tuntutan dari lembaga swadaya masyarakat lingkungan hidup, World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, ini mencuat setelah ditemukannya kembali kasus satu ekor gajah tangkapan Dinas Kehutahan Riau pada jumat (14/4) lalu yang mati setelah jatuh terkapar selama hampir tiga hari akibat tetanus.
Dari analisis WWF, gajah jantan yang berusia 9 tahun itu mati yang mengalami infeksi parah disebabkab [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/populasi-gajah-sumatera-berkurang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krisis Air Tanah di Jakarta</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/krisis-air-tanah-di-jakarta/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/krisis-air-tanah-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 11:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/1993/</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna air bawah tanah di Jakarta terancam kesulitan mendapat air di musim kemarau ini. Menurut Kepala Dinas Pertambangan DKI Jakarta Peni Susanti, yang paling rawan pemakai air tanah yang dangkal, yang diambil dari kedalaman 0-40 meter dari permukaan tanah dan dipakai kalangan rumah tangga.
Sekitar 41 persen warga DKI memakai air tanah dangkal. Krisis yang paling [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/krisis-air-tanah-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Perusak Hutan Tercepat di dunia</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/indonesia-perusak-hutan-tercepat-di-dunia/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/indonesia-perusak-hutan-tercepat-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 08:21:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=1990</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia kini menjadi perusak hutan tercepat di dunia. Pada periode 2000-2005 Indonesia telah menghancurkan dua persen dari hutan-hutannya setiap tahun, lebih tinggi dibandingkan dengan perusakan hutan di Brasil yang hanya 0,6 persen per tahun.
Dalam ukuran luas, Indonesia telah menghancurkan 1,87 juta hektar hutan setiap tahun, atau sebanding dengan 300 kali luas lapangan sepak bola setiap [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/indonesia-perusak-hutan-tercepat-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chernobyl Masih Meradang</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/chernobyl-masih-meradang/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/chernobyl-masih-meradang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 02:08:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=1984</guid>
		<description><![CDATA[20 tahun lalu, reaktor nomor empat pembangkit listrik nuklir Chernobyl meledak dan menyebarkan radiasi ke kawasan Ukraina utara, Rusia barat, Belarus, dan kawasan Eropa lain.
Kawasan yang terkontaminasi mencapai lebih dari 200 ribu kilometer persegi. Radiasi yang dilepaskan 400 kali lebih banyak dari bom atom Amerika Serikat yang dijatuhkan ke Hiroshima, Jepang.
Ratusan orang didiagnosis terkena kanker [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/lingkungan/chernobyl-masih-meradang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

