Bahan galian (mineral) industri banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam berbagai jenis industri, seperti industri semen, kaca, marmer, keramik/porselin, kerajinan, minyak, pupuk, pangan dan berbagai jenis industri lainnya.

Pemanfaatan potensi bahan galian industri sebagai barang kerajinan dari batu alam di Indonesia masih belum ditangani secara sungguh-sungguh, Upaya pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah bahan galian industri ini dimaksudkan agar masyarakat dapa merasakannya secara langsung. Sesuai dengan PJP II, arah pengembangan pemanfaatan bahan galian industri diharapkan dapat menjadi penggerak sektor industri menengah dan kecil yang mandiri, andal, efisien dan berdaya saing tinggi serta melibatkan peran serta aktif masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya.

MANFAAT
1. Meningkatkan nilai tambah dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam mineral, yang berupa batu alam.
2. Meningkatkan efisiensi (waktu, bahan baku dan penolong) dalam pembuatan produk-produk yang dihasilkan.
3. Meningkatkan kualitas dan nilai estetika produk kerajinan batu alam yang berupa ornamen bangunan dan perabot rumah tangga/seni pajangan.
4. Meningkatkan kualitas fisik dan kimia minyak goreng kelapa yang dihasilkan oleh masyarakat.
5. Meningkatkan diversifikasi produk yang berasal dari bahan galian industri (produk souvenir, hiasan, ornamen bangunan dan penjernih minyak goreng).
6. Meningkatkan produktifitas UKMK yang memanfaatkan bahan galian industri sebagai bahan baku dan bahan penunjang kegiatan produksi.
7. Meningkatkan nilai tambah produk yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan pengrajin.

Pencarian artikel ini: