Hasil proses ekstraksi rumput laut banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau sebagai bahan tambahan untuk industri makanan, farmasi, kosmetik, tekstil, kertas, cat dan lain-lain. Selain itu digunakan pula sebagai pupuk hijau dan komponen pakan ternak maupun ikan.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan hasil olahan rumput laut dalam berbagai industri, maka semakin meningkat pula kebutuhan akan rumput laut Eucheuma sp sebagai bahan baku. Selain untuk kebutuhan ekspor, pangsa pasar dalam negeri cukup penting karena selama ini industri pengolahan rumput laut sering mengeluh kekurangan bahan baku.

Budidaya rumput laut Eucheuma sp yang sudah biasa dilakukan oleh petani atau nelayan adalah dengan menggunakan metode rakit apung (floating raft method) dan metode lepas dasar (off bottom method), metode ini sangat tepat diterapkan pada areal perairan yang relatif dangkal yang bisa bermasalah bila air laut surut.

Untuk mengurangi masalah tersebut diperkenalkan teknik budidaya metode tali panjang (long line method). Pada prinsipnya metode ini hampir sama dengan metode rakit tetapi tidak menggunakan bambu sebagai rakit, tetapi menggunakan tali plastik dan botol aqua bekas sebagai pelampungnya. Metode ini dimasyarakatkan karena selain lebih ekonomis juga bisa diterapkan di perairan yang agak dalam.

Keuntungan metode ini antara lain:

  • tanaman cukup menerima sinar matahari;
  • tanaman lebih tahan terhadap perubahan kualitas air;
  • terbebas dari hama yang biasanya menyerang dari dasar perairan;
  • pertumbuhannya lebih cepat;
  • cara kerjanya lebih mudah;
  • biayanya lebih murah;
  • kualitas rumput laut yang dihasilkan baik.

Petani atau nelayan di perairan NTB umumnya telah memakai metode tali panjang.

Dalam usaha budidaya rumput laut, perawatan tanaman adalah sangat penting, seperti membersihkan tanaman dari kotoran yang melekat, atau memperbaiki konstruksi yang rusak.

PANEN

  • Tanaman sudah dapat dipanen dengan cara panen total (full harvest) setelah berumur 45 – 60 hari sejak ditanam.
  • Pengeringan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara menggunakan alat pengering (oven) atau secara alami dengan menjemur dengan sinar matahari.
  • Pada waktu penyimpanan hindari kontaminasi dengan minyak atau air tawar.

Pencarian artikel ini: