Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di bumi dan tak kurang dari 17.000 pulau. Karena itu prioritas ke tiga hal ini adalah memanfaatkan potensi ke tiganya bagi kesejateraan rakyat, umumnya. 

Setelah hukum laut Internasional diratifikasi dengan UU No.17 tahun 1985 dan berlaku sejak tanggal 16 November 1994, luas wilayah tanah air kita adalah 7,7 juta km2 beserta wilayah udara di atasnya. 

Dari luas tersebut, 75%nya adalah wilayah laut sebesar 5,8 juta km2. Sedang luas daratan hanya sekitar 1,9 juta km2 yang terdiri dari 17.000 pulau. Jadi, boleh dibilang Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di planet bumi ini. 

Adapun ruang lingkup iptek untuk kelautan antara lain : biologi laut, kimia laut, fisika laut, oseanografi, geologi laut dan teknologi kelautan/rekayasa kelautan yang menangani masalah pelabuhan, pantai, lepas pantai dan perkapalan. Dan tentunya hal ini memerlukan SDM yang memiliki kemampuan di bidang tersebut, political will dari Pemerintah juga ikut menentukan untuk terwujudnya kemampuan di bidang ini. 

Sedang lingkup penelitian dalam bidang kebumian meliputi : meteorologi (cuaca), klimatologi (iklim) dan geologi serta ilmu-ilmu terkait dengan sumber daya alam terperbarukan dan tak terperbarukan. 

Selain itu juga menelaah kondisi fisik dan kimiawi udara yang berkaitan dengan global warning, climate variabilityand change. Juga masalah kebakaran hutan, bencana gempa tektonik, pertambangan, struktur tanah, dan sebagainya. 

Sedang untuk bidang dirgantara mencakup kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan, teknologi antariksa, ilmu pengetahuan atmosfer dan antariksa dan pengkajian aspek sosial-ekonomi-budaya dan legal kedirgantaraan. 

Selain itu juga kegiatan yang berkenaan dengan penginderaan jauh dan navigasi dengan satelit. Tentunya informasi yang nantinya di olah kembali ini amat diperlukan juga bagi para nelayan dan petani, agar mereka mengetahui lokasi pasti tempat yang banyak ikannya atau kapan waktu menanam benih yang tepat. Tentunya dampak dari ini semua adalah bagi kesejahteraan rakyat Indonesia secara keseluruhan. Bukankah teknologi diciptakan untuk mempermudah kegiatan dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi, bagaimana

Pencarian artikel ini: