Gambir merupakan salah satu komoditi ekspor yang mempunyai prospek yang cukup cerah, karena banyaknya permintaan yang datang dari negara India, Cina, Pakistan maupun Swiss. Hal ini didasari karena penggunaan bahan ini cukup banyak, diantaranya untuk bahan baku industri obat tradisional, farmasi, pigmen, hormon pertumbuhan, biofestisida maupun untuk penyamakan kulit.

Peralatan pengolah gambir yang telah diterapkan sebagai hasil rekayasa Tim Gambir BPPT terdiri dari 2 (dua) jenis peralatan, yaitu peralatan Hidrolik Frame tipe double acting yang digunakan untuk mengeluarkan getah gambir keluar dari daun, dan peralatan sentrifuga BPPT untuk mempercepat proses pengendapan bahan getah gambir tersebut.

Cara kerja

Sistem peralatan Hidrolik Frame yang digunakan berupa alat pengepresan, dimana bahan yang akan dipres terlebih dahulu direbus dengan air. Setelah itu bahan tersebut diletakkan di dasar wadah pengolahan untuk selanjutnya dilakukan pemompaan dengan pompa hidrolik secara perlahan-lahan. Pada saat sebelum dilakukan pemompaan katup pengatur arah silinder diubah dari posisi netral ke arah posisi menekan ke bawah, silinder hidrolik (stroke) akan keluar dari tabung dan perlahan-lahan menekan bahan baku tadi. Proses pemompaan tersebut dilakukan secara berulang-ulang sampai getah benar-benar telah keluar dari daun. Setelah proses penekanan dilangsungkan dan getah gambir telah keluar dari daun, maka dilakukan pemompaan yang kedua kalinya tetapi posisi atau arah penekanan diubah dari arah ke bawah menjadi arah ke atas, pada kondisi ini silinder hidrolik akan masuk ke dalam tabung. Setelah proses tersebut dilakukan arah katup diubah lagi ke posisi normal. Kondisi ini dapat terjadi sebab hidrolik yang digunakan mempunyai tipe double acting.

Setelah proses pengepresan dilangsungkan getah tadi yang masih bercampur dengan air rebusan dimasukkan ke dalam tabung (tube) pengendap. Sistem pengendapan meng-gunakan prinsip sentrifuse tipe four place swinging. Selanjutnya motor penggerak dihidupkan yang secara langsung akan menggerakkan sentrifuse dimana tabung pengendap ditempatkan. Kecepatan maksimum berputar alat ini adalah 500 rpm. Waktu yang diperlukan untuk proses pengendapan adalah 10 menit. Setelah proses tersebut selesai air yang telah berpisah dibuang, selanjutnya getah gambir yang ada dikeluarkan dan diletakkan di wadah yang telah disiapkan, siap untuk dicetak dan dikeringkan.

Spesifikasi Teknis 
1.Peralatan Hidrolik Frame BPPT

Spesifikasi Hidrolik Frame BPPT adalah sebagai berikut :

  1. Tipe: H-Frame Hidrolik Double Acting
  2. Bagian-bagian: Kontruksi H-Frame, Silinder Hidrolik, hand pump

Spesifikasi Kontruksi H-Frame

  • Tipe: vertikal
  • Penahan vertikal:
  •  
    • Bahan carbon steel
    • Tipe plat
    • Ukuran : tinggi 1,210 mm, tebal 15 mm. lebar 100mm
  • Penahan horizontal bagian atas:
  •  
    • Bahan carbon steel
    • Tipe Wide Flang beam
    • Ukuran W 120 x 100 mm
  • Penahan horizontal bagian bawah:
  •  
    • Bahan SS 304
    • Tipe plat
    • Ukuran 600 mm x 600 mm
  • Baut: Diameter 5/8 inchi, 1 inchi

Spesifikasi Silinder Hidrolik

  • Bahan: SS 304 stainless steel
  • Tipe: Vertikal
  • Stroke: diameter 70 mm
  • Panjang: 500 mm
  • Silinder: bahan carbon steel
  • Ukuran: diameter dalam 100 mm, diameter luar 140 mm

Spesifikasi hand pump

  • Working pressure: max 700 Kg/cm2
  • Tipe: Two speed (double acting)
  • Oli tank: 9 liter
  • Oil Volume per stroke: 7,69 Cu.in
  • Piston Stroke: 1,5 inchi

 

Pengolahan gambir di desa Toman – Sumatera Selatan

Pengolahan gambir di desa Toman dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. pemetikan daun gambir dari kebun;
  2. daun dipotong-potong;
  3. direbus selama 2 jam;
  4. dalam keadaan panas daun gambir digiling sampai halus;
  5. daun dimasak lagi dalam kuali dan diaduk-aduk air sarinya;
  6. daun dimasukan dalam keranjang yang terbuat dari rotan, kemudian dipres;
  7. air sari hasil presan ditampung dan diendapkan dalam pasu yang telah disediakan selama kurang lebih 10 jam;
  8. getah gambir yang telah beku dimasukkan ke dalam karung;
  9. kemudian dipres lagi;
  10. getah dihangat lagi dengan ukuran panas tertentu;
  11. dimasukkan ke dalam cetakan lebih kurang 4 jam;
  12. dipotong-potong menurut ukuran yang diinginkan;
  13. dijemur kira-kira 4 jam;
  14. dipisahkan atau dibelah potongan-potongannya;
  15. langsung dijemur sampai kering selama 5 hari;
  16. diikat-ikat dan siap dipasarkan.

Pengolahan gambir yang dilakukan dengan cara demikian memerlukan waktu yang panjang sehingga petani dalam sehari hanya sekali mengolah gambir dengan hasil 5 kg/hari

Pengolahan gambir dengan Hidrolik Frame BPPT dan Sentrifuga BPPT

Pengolahan gambir menggunakan Hidrolik Frame BPPT dan sentrifuga dilakukan sebagai berikut

  • Pemetikan daun gambir
  • Perebusan daun selama 2 jam
  • Pengepresan daun dalam keadaan panas dengan H-Frame BPPT
  • Pengendapan getah gambir dengan bantuan Sentrifuga BPPT
  • Pencetakan
  • Pengeringan dengan bantuan sinar matahari
  • Produk getah gambir kering siap dipasarkan.

Gambar 1. Peralatan Hidrolik (Ekstraksi) H Frame BPP Teknologi di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba Sumatera Selatan

 

Manfaat dan keunggulan

Peralatan Hidrolik Frame BPPT dan peralatan Sentrifuga BPPT mempunyai beberapa keunggulan diantaranya :

  1. Waktu pengolahan menjadi sangat singkat. Jika selama ini pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat (secara tradisional), untuk melakukan pengepresan dibutuhkan waktu ± 45 menit untuk sekali pengolahan, maka untuk peralatan hidrolik ini hanya membutuhkan waktu ± 15 menit. Untuk pengendapan, peralatan tradisional mencapai ± 12 jam, maka pada peralatan Sentrifuga BPPT waktu yang dibutuhkan untuk sekali pengolahan hanya ± 15 menit.
  2. Pemakaian tenaga manusia, pada peralatan hidrolik sangat ringan sehingga tenaga yang dikeluarkan juga sedikit.
  3. Hasil pengolahan meningkat. Jika pengolahan dilakukan secara tradisional hasil yang diperoleh 3 – 4 kg dalam sekali proses, maka dengan peralatan hidrolik dapat mencapai 4,5 – 5 kg.

Pencarian artikel ini: