Fenomena “akademis-praksis” dalam Sustainable Building Conference 2005 (SB05) di Tokyo pada awal Oktober tahun lalu adalah banyaknya varian alat atau sistem untuk menilai atau mengevaluasi bangunan dan lingkungan disesuaikan dengan indikator ramah lingkungan atau pun indikator berkelanjutan (sustainable building environmental assessment tool-SBEAT).
Standar ramah lingkungan ini jika ditransformasikan ke dalam ukuran maupun sistem baku meliputi beberapa aspek lainnya [...]
↑ Publikasikan Kliping Artikel Ini di SitusMu !!
Sistem Evaluasi Bangunan dan Lingkungan yang Berkelanjutan
Topik: Arsitek Tags: eco-efficiency standard, eco-scarcity, eco-toxicology, energy balance system, Evaluasi Bangunan, life cycle analysis, resource consumption, Sustainable Building, tahap desain awal
Mitra Kami
Berlangganan Artikel via Email
Kata Kunci
- Add new tag agroindustri Air Bersih Anjungan Lepas Pantai asam ferulat Batubara bawang putih biodiesel Bioethanol bioteknologi bisnis internet compact disc Demam Berdarah Diversifikasi Pangan dunia maya Energi Alternatif filsafat perang hipertensi Industri jantung koroner Kapas Transgenik mikoriza mikroorganisme Minyak dan Gas Bumi Mobil Hibrida Pasca Panen Paten Penanggulangan Anthrax penangkapan ikan penyakit Anthrax radiasi matahari reverse osmosis robot rokok sel kanker tambak udang tanaman transgenik TCP/IP teknologi nano telepon genggam teori relativitas umum Terumbu karang Tsunami virus vitamin E
Kategori
Artikel Terbaru
- Dosen Unibraw Temukan Tester Formalin
- Kretin Akibat Kekurangan Yodium
- Hanya 10% Perokok Berhasil Berhenti Merokok
- Protein Susu untuk Hipertensi
- Lemak Ayam diubah Menjadi BBM
- Indonesia, Penyumbang Penyakit Kusta Ketiga di Dunia
- Alat Uji HIV/AIDS
- Cangkok Wajah Pertama di Dunia
- Kepedulian Terhadap AIDS Masih Kurang
- Kentang Goreng Picu Kanker
Jaringan
- Belanja Makanan - Bersama Berbagi Selera



