<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kamus Ilmiah &#187; penyakit Anthrax</title>
	<atom:link href="http://www.kamusilmiah.com/tag/penyakit-anthrax/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kamusilmiah.com</link>
	<description>Kliping Artikel Ilmiah Indonesia beserta Kamus Ilmiah Online dalam bidang ilmu teknologi, sains dan sosial</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2010 09:09:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Vaksin Duo-Aksi Penghancur Anthrax Ditemukan</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/kedokteran/vaksin-duo-aksi-penghancur-anthrax-ditemukan/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/kedokteran/vaksin-duo-aksi-penghancur-anthrax-ditemukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 13:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Berita Iptek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[Bacillus anhtracis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit Anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Duo-Aksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=876</guid>
		<description><![CDATA[REUTERS HEALTH melaporkan bahwa sekelompok ilmuwan dari Boston berhasil membuat vaksin anthrax duo-aksi yang secara simultan mampu melindungi tubuh dari dua serangan : serangan bakteri penyebab anthrax (Bacillus anhtracis) dan serangan racun yang dihasilkan olehnya. 
Sebagaimana diketahui, penyakit anthrax disebabkan oleh penggandaan tak terkendali dari bacillus anthracis dan keluarnya racun pada saat yang bersamaan. &#8220;Keunikan vaksin [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/kedokteran/vaksin-duo-aksi-penghancur-anthrax-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Penyakit Anthrax</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengobatan-penyakit-anthrax/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengobatan-penyakit-anthrax/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 13:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Berita Iptek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[antiserum]]></category>
		<category><![CDATA[penicillin]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit Anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[tetracycline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Oleh karena Anthrax pada hewan ternak sangat menular dan fatal, pengendalian penyakit di dasarkan pada pengobatan seawal mungkin disertai cara-cara pengendalian yang ketat. 
Untuk pengobatan pada hewan sakit diberikan suntikan anti serum dengan dosis kuratif 100 ¡¦150 ml untuk hewan besar dan 50 ¡¦100 ml untuk hewan kecil. Penyuntikan antiserum homolog adalah IV atau SC, sedang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengobatan-penyakit-anthrax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengendalian dan Pemberantasan  penyakit Anthrax</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengendalian-dan-pemberantasan-penyakit-anthrax/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengendalian-dan-pemberantasan-penyakit-anthrax/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 13:41:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Berita Iptek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit Anthrax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Disamping pengobatan dan pengebalan, perlu cara-cara pengendalian khusus untuk menahan penyakit dan mencegah perluasannya. 
Tindakan-tindakan tersebut adalah sebagai berikut : 
a. Hewan-hewan yang menderita Anthrax harus diasingkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat kontak dengan hewan-hewan lain. Pengasingan tersebut sedapat mungkin dikandang atau ditempat di mana hewan tersebut didapati sakit. Di dekat tempat itu digali lubang sedalam 2-2 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/biologi/pengendalian-dan-pemberantasan-penyakit-anthrax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Administrasi dan Pencegahan Penyakit Anthrax</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/biologi/administrasi-dan-pencegahan-penyakit-anthrax/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/biologi/administrasi-dan-pencegahan-penyakit-anthrax/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 13:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Berita Iptek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit Anthrax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[1. Administrasi. 
a. Laporan Dinas Peternakan kepada Dirjen Peternakan dan kepada Pemerintah Daerah, tentang terdapatnya kejadian Anthrax. 
b. Mengirim bahan-bahan pemeriksaan penyakit ke laboratorium yang berwenang untuk peneguhan adanya penyakit. 
c. Pernyataan tentang terdapatnya/bebasnya sesuatu daerah terhadap Anthrax oleh Kepala Pemerintahan Daerah setelah adanya peneguhan tehnis. 
2. Pencegahan 
Bagi daerah bebas Anthrax, tindakan pencegahan didasarkan pada pengaturan yang ketat terhadap [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/biologi/administrasi-dan-pencegahan-penyakit-anthrax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diagnosa laboratorium penyakit Anthrax</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/biologi/diagnosa-laboratorium-penyakit-anthrax/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/biologi/diagnosa-laboratorium-penyakit-anthrax/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 13:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Berita Iptek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Anthraxin]]></category>
		<category><![CDATA[B. anthracis]]></category>
		<category><![CDATA[Diagnosa banding]]></category>
		<category><![CDATA[Diagnosa laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[ELIZA]]></category>
		<category><![CDATA[Enzyme linked immunosorbent assay]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi agen]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan biologik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan serologik]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit Anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[Polychrome methylene blue]]></category>
		<category><![CDATA[polymerase chain reaction]]></category>
		<category><![CDATA[Spesimen segar]]></category>
		<category><![CDATA[Template DNA]]></category>
		<category><![CDATA[termopresipitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Ascoli]]></category>
		<category><![CDATA[Uji hipersensitivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Visualisasi kapsul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[1. Identifikasi agen 
Pemeriksaan mikroskopis sediaan ulas darah perifer adalah cara yang sederhana dan tepat, bilamana hewan masih dalam keadaan sakit atau baru saja mati, selama belum terjadi pembusukan. Kumannya berbentuk batang besar, Gram positif, biasanya tersusun tunggal, berpasangan atau berantai pendek. Tidak terdapat spora. Dengan pewarnaan yang baik dapat dilihat adanya selubung (kapsel). 
Pemeriksaan dengan pemupukan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/biologi/diagnosa-laboratorium-penyakit-anthrax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

