REUTERS HEALTH melaporkan bahwa sekelompok ilmuwan dari Boston berhasil membuat vaksin anthrax duo-aksi yang secara simultan mampu melindungi tubuh dari dua serangan : serangan bakteri penyebab anthrax (Bacillus anhtracis) dan serangan racun yang dihasilkan olehnya.
Sebagaimana diketahui, penyakit anthrax disebabkan oleh penggandaan tak terkendali dari bacillus anthracis dan keluarnya racun pada saat yang bersamaan. “Keunikan vaksin [...]
↑ Publikasikan Kliping Artikel Ini di SitusMu !!
Vaksin Duo-Aksi Penghancur Anthrax Ditemukan
Pengobatan Penyakit Anthrax
Oleh karena Anthrax pada hewan ternak sangat menular dan fatal, pengendalian penyakit di dasarkan pada pengobatan seawal mungkin disertai cara-cara pengendalian yang ketat.
Untuk pengobatan pada hewan sakit diberikan suntikan anti serum dengan dosis kuratif 100 ¡¦150 ml untuk hewan besar dan 50 ¡¦100 ml untuk hewan kecil. Penyuntikan antiserum homolog adalah IV atau SC, sedang [...]
Pengendalian dan Pemberantasan penyakit Anthrax
Disamping pengobatan dan pengebalan, perlu cara-cara pengendalian khusus untuk menahan penyakit dan mencegah perluasannya.
Tindakan-tindakan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Hewan-hewan yang menderita Anthrax harus diasingkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat kontak dengan hewan-hewan lain. Pengasingan tersebut sedapat mungkin dikandang atau ditempat di mana hewan tersebut didapati sakit. Di dekat tempat itu digali lubang sedalam 2-2 [...]
Administrasi dan Pencegahan Penyakit Anthrax
1. Administrasi.
a. Laporan Dinas Peternakan kepada Dirjen Peternakan dan kepada Pemerintah Daerah, tentang terdapatnya kejadian Anthrax.
b. Mengirim bahan-bahan pemeriksaan penyakit ke laboratorium yang berwenang untuk peneguhan adanya penyakit.
c. Pernyataan tentang terdapatnya/bebasnya sesuatu daerah terhadap Anthrax oleh Kepala Pemerintahan Daerah setelah adanya peneguhan tehnis.
2. Pencegahan
Bagi daerah bebas Anthrax, tindakan pencegahan didasarkan pada pengaturan yang ketat terhadap [...]
Diagnosa laboratorium penyakit Anthrax
1. Identifikasi agen
Pemeriksaan mikroskopis sediaan ulas darah perifer adalah cara yang sederhana dan tepat, bilamana hewan masih dalam keadaan sakit atau baru saja mati, selama belum terjadi pembusukan. Kumannya berbentuk batang besar, Gram positif, biasanya tersusun tunggal, berpasangan atau berantai pendek. Tidak terdapat spora. Dengan pewarnaan yang baik dapat dilihat adanya selubung (kapsel).
Pemeriksaan dengan pemupukan, [...]
Berlangganan Artikel via Email
Mitra Kami
Kata Kunci
- Add new tag agroindustri Air Bersih Anjungan Lepas Pantai asam ferulat Batubara bawang putih biodiesel Bioethanol bioteknologi bisnis internet compact disc Demam Berdarah Diversifikasi Pangan dunia maya Energi Alternatif filsafat perang hipertensi Industri jantung koroner Kapas Transgenik kompor gas mikoriza mikroorganisme Minyak dan Gas Bumi Mobil Hibrida Pasca Panen Paten Penanggulangan Anthrax penangkapan ikan penyakit Anthrax radiasi matahari reverse osmosis robot sel kanker tambak udang tanaman transgenik TCP/IP teknologi nano telepon genggam teori relativitas umum Terumbu karang Tsunami virus vitamin E
Kategori
Artikel Terbaru
- Ilmuwan Indonesia Harus Bergerak: Sebuah Catatan Akhir Tahun
- Aplikasi Cryogenic Untuk Pembekuan Produk Pangan
- Biodiesel dari Tanaman Jarak
- Paten Beras Beraroma Thailand
- Gula sebagai Katalis Proses Produksi Biodiesel
- Mutasi Nonsense, Ibarat Pedang Bermata Dua
- Ditemukan Resistensi Virus Flu Burung terhadap Oseltamivir
- Mencari Pohon Bakau yang Cepat Tumbuh (1)
- RNA interference, Membungkam Gen dari Bunga sampai ke Cacing
- Pengembangan Padi Hibrida untuk Meningkatkan Produksi Beras




