Puro Pakualaman didirikan pada tahun 1813, semasa Gubernur Letnan Jenderal Inggris dijabat oleh Raffles. Ia lah yang memberikan status otonomi dan kebebasan kepada Pangeran Notokusumo (Pakualam I), sebagai upaya mengimbangi kekuatan Sri Sultan Hamengkubuwono II, kakak Pangeran Notokusumo.
Filosofi utama dari puro adalah filosofi “Sastro Gending”. Secara harafiah ’sastro’ berarti pengetahuan, dan ‘gending’ berarti irama gamelan. [...]