Ketidakpopuleran museum dan sedikitnya pengunjung, membuat kantor Deputi menristek termotivasi untuk membuat terobosan baru dalam mengelola museum sehingga museum tak hanya berisi benda-benda kuno dan bersejarah.
Boleh dibilang pergi ke museum bukanlah hal yang populer di Indonesia meski umumnya turis-turis asing yang berdatangan ke Indonesia tidak lupa mengunjunginya. Pamor museum kalah jauh dibanding tempat-tempat pariwisata lainnya.
Hal ini rupanya mengusik juga kantor Menristek yang selama ini tidak pernah mengutak-atik soal museum. Hal ini dapat dimaklumi mengingat sang Menteri berlatar-belakang di bidang sosial politik sehingga museum yang tadinya tak pernah terperhatikan kini menjadi salah satu perhatiannya.
Dan KMNRT rupanya tidak sendirian, ia juga bekerjasama dengan departemen lainnya, seperti : Departemen Kebudayaan dan Pariwisata serta Departemen Pendidikan Nasional. Nah, KMNRT berencana menjadikan museum tak lagi berisi seputar benda-benda bersejarah saja namun juga memiliki nilai evolusi peradaban manusia, evolusi iptek yang mendukung peradaban manusia , evolusi interaksi kehidupan sosial dan sumber inspirasi untuk peningkatan peradaban manusia. Karena itu KMNRT berharap dengan menghidupkan museum akan bisa mendayagunakannya sebagai sumber kreatifitas dan inovasi sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung, tentunya.
Kegiatan museum Expo ini sebenarnya salah satu tahap sosialisasi terjadual dari Program Digital Museum yang merupakan program pembuatan basis data dan simulasi berbasis teknologi Informasi untuk mengenal dan berekreasi dalam evolusi iptek dari benda-benda bernilai sejarah.
Dan, rencananya pada tahap awal museum Expo 2001 akan dibuka pada bulan Oktober ini. Apa sih yang baru di museum itu nantinya?. Yang diharapkan dari kantor Menristek tentunya masyarakat tidak hanya melihat benda-benda bersejarah apa adanya dan asal-usulnya namun juga melihat hal-hal yang berhubungan dengan iptek terhadap benda-benda bersejarah tersebut.
Lebih jelasnya lagi, pada bulan Oktober mendatang, apakah mendapat sambutan yang semestinya dari masyarakat ata tidak. Dan sebenarnya, museum Expo ini merupakan salah satu sarana bagi kantor Menristek untuk lebih memperkenalkan iptek kepada masyarakat.



