ceruk Mendale, Takengon, Gayo, Aceh Tengah. Balai Arkeologi Medan kembali temukan kerangka manusia purba di sebuah ceruk Mendale, Takengon, Gayo, Aceh Tengah. Kerangka manusia yang diperkirakan hidup tahun 300 Masehi itu diduga berasal dari Thailand.

Temuan ini bernilai karena mematahkan teori Austronesia. Sebelumnya diyakini bahwa nenek moyang penduduk Indonesia bagian barat berasal dari Austronesia.

Koordinator Peneliti Balai Arkeologi Medan Ketut Wiradnyana, Senin (26/11/2012), menuturkan, fosil kerangka manusia itu ditemukan pada Sabtu (24/11/2012). Di dekat fosil ditemukan perhiasan dari kulit kerang dan pecahan gerabah bercat merah yang gambarnya mirip gerabah dari Banchiang, Thailand.

Bangsa Austronesia yang diperkirakan pernah bermigrasi ke Gayo atau wilayah Indonesia barat lain, antara lain, dari Filipina dan Taiwan melalui Sulawesi. Dengan temuan fosil manusia purba ini, pada periode 4.400 sebelum Masehi hingga 300 Masehi, diperkirakan ada manusia dari Thailand yang bermigrasi ke Gayo.

Fosil manusia purba teranyar yang ditemukan Balai Arkeologi Medan di Takengon diperkirakan punya religi yang sama dengan fosil berusia 4.400 tahun sebelum Masehi yang ditemukan di ceruk Mendale. Hal itu tampak pada cara penguburan, yaitu kaki terlipat. Kedalaman penguburan 25 sentimeter dari permukaan tanah (di atas lapisan neolitik).

Hingga saat ini, Balai Arkeologi Medan telah menemukan 9 kerangka manusia purba di Takengon. 6 kerangka ditemukan di goa di Ujung Karang, Takengon, dan 3 lain di sebuah ceruk di Mendale. (HAN)
Sumber :
Kompas Cetak

Pencarian artikel ini: