Staf Peneliti Laboratorium Lapangan Dinas perkebunan NTB, Ir. Gusti Nyoman Rai Purnayasa menyatakan – pihaknya berhasil menemukan jamur ’synnematium’ untuk pengendalian hama ‘Lawana Candida sp’atau sejenis hama wereng pada tanaman jambu mete. 

Ir. Gusti Nyoman mengatakan kepada Republika akhir pekan lalu di Mataram,NTB, bahwa ‘Lawana Candida sp” adalah sejenis hama wereng pada pucuk jambu mete berwarna putih , kekuningan atau hijau yang dapat mengganggu produksi tanaman komoditi andalan NTB tersebut. Sehingga hama Lawana Candida sp ini dianggap hama penting pada tanaman jambu mete. 

Dikatakan jamur tersebut ( Synnematium) merupakan sarana yang sangat efektif untuk membasmi hama lawana Candida sp- yang selalu menyerang pucuk tanaman. Hama tersebut sulit dibasmi dengan bahan pestisida yang menggunakan zat kimia. Padahal, di masa lampau – hama Lawana Candida sp ini belum dianggap sebagai hama penting karena keberadaannya tidak menimbulkan kerusakan secara langsung pada daun, pucuk, bunga dan buah jambu mete. 

Tetapi, karena tingginya populasi Lawana Candida sp pada saat ini pada pucuk dan bunga jambu mete mengakibatkan serangga penyerbuk tidak dapat hinggap pada bunga untuk membantu terjadinya proses terbentuknya buah. 

Selain itu, pada saat telur Lawana Candida sp menetas -akan terbentuk serbuk lilin putih mengandung madu yang menyebabkan munculnya jamur/patogen yang menyerang bunga

Pencarian artikel ini: