Indonesia kini menjadi perusak hutan tercepat di dunia. Pada periode 2000-2005 Indonesia telah menghancurkan dua persen dari hutan-hutannya setiap tahun, lebih tinggi dibandingkan dengan perusakan hutan di Brasil yang hanya 0,6 persen per tahun.

Dalam ukuran luas, Indonesia telah menghancurkan 1,87 juta hektar hutan setiap tahun, atau sebanding dengan 300 kali luas lapangan sepak bola setiap jam. “Angka terbaru ini mencerminkan tidak adanya keinginan maupun kemampuan politis Pemerintah untuk menghentikan kehancuran hutan yang sudah parah ini,” kata Hapsoro, Juru Kampanye Hutan Regional Greenpeace Asia Tenggara di Jakarta, Jumat (16/3).

Greenpeace mengajak masyarakat Idonesia untuk menyelamatkan hutan yang tersisa di Indonesia dengan menandatangani petisi berisi tuntutan agar pemerintah Indonesia menghentikan penebangan hutan skala besar di Indonesia, mencabut semua izin konversi lahan hutan untuk keperluan perkebunan kelapa sawit dan industri kertas di Indonesia yang telah rusak.