Apa hubungannya mengurangi konsumsi udang dengan kerusakan hutan bakau?. Bukankah udang dikenal dengan proteinnya?. Mengapa harus mengurangi makan udang?. 

Persoalan rusaknya lingkungan pesisir khususnya, dimulai dengan munculnya apa yang disebut dengan revolusi biru. Yaitu upaya peningkatan jumlah pangan dunia dengan menggali sumberdaya kelautan, termasuk udang. Syangnya, pengembangan udang di negara-negara berkembang, teristimewa Indonesia, adalah di lahan-lahan pesisir yang di rubah menjadi tambak udang. Akibatnya, laju kerusakan hutana bakau tak dapat dicegah. 

Demikian penjelasan dari Direktur Eksekutif Konphalindo, Tejo Wahyu Jatmiko dalam diskusi bertema ” Menebar Udang Menuai Bencana” di Senayan, Jakarta. Ada apa dengan udang, sehingga dianggap sebuah bencana?. 

Dari data Dirjen Perikanan tahun 1992, tercatat 30.000 Ha kawasan bakau berubah fungsi. Dan, hampir semua hutan bakau di wilayah pesisir utara Jawa kini banyak yang sudah rusak. Di Sumatra, di pesisir selatan dan Tengah Lampung, bahkan 90% hutan bakaunya telah rusak. Di Sulawesi Selatan, dari 110.000 Ha hutan bakau, tinggal 25% saja yang masih baik. 

Ini bagru sebagian problem. Hal lainnya, penggunaan bahan kimia seperti antibiotik untuk mencegah penyakit udang dan masalah-masalah sosial lainnya yang ditimbulkan akibat kehadiran perusahaan-perusahaan besar di daerah pesisir. 

Apa sebenarnya udang harus ‘masalah utam’a?. Dr. Fatuchri S, Dirjen Perikanan Budidaya berpendapat lain yang juga hadir dalam diskusi tersebut. Menurutnya, itu hanya secara lokalistik. Menurutnya, kerusakan hutan bakau, sebenarnya karena untuk pembangunan pemukiman dan industri -bukan tambak udang. Ia mencontohkan, samapai detik ini kerusakan hutan bakau telah mencapai 1,6 juta hektar. Padahal, luas tambak hanya 450.000 hektar. 

Selain itu, teknologi tambak yang relatif aman lingkungan juga sudah ada. 

Jadi, meski ada kesimpulan hasil makalah yang mengejutkan : mulai sekarang kurangi konsumsi udang, perlu dikaji lebih dalam. Artinya, apa benar masalah utamanya adalah lahan tambak udang?. Sehingga, jangan tergesa-gesa dulu, untuk mengurangi konsumsi udang.

Pencarian artikel ini: