Masyarakat Jepang kembali mendapat berita gembira setelah kemarin Royal Swedish Academy of Sciences mengumumkan peneliti Jepang Koichi Tanaka sebagai pemenang nobel tahun ini dibidang kimia bersama dengan John B. Fenn dari USA dan Kurt Wuthrich dari Swiss.
Koichi Tanaka yang bekerja di Shimazu Corp, Kyoto, Jepang, merupakan orang jepang kedua dalam tahun ini yg menerima penghargaan bergengsi dunia ini. Sehari sebelumnya Professor Emeretus Dr. Koshiba dari Universitas Tokyo mendapatkan Penghargaan Nobel bidang Fisika. Tanaka yang berusia 43 tahun merupakan orang kedua belas dan juga merupakan orang termuda kedua dari Jepang yang berhasil meraih penghargaan ini. Sebelumnya Prof.Hideki Yukawa pemenang nobel fisika pertama jepang dapat meraih penghargaan ini dalam usia 42 tahun.
Tanaka yang hanya memiliki pendidikan tertinggi S1 dari Tohoku University juga merupakan orang pertama yang mendapatkan penghargaan ini tidak dalam status sebagai pengajar di universitas top jepang tapi dalam status sebagai karyawan sebuah perusahaan di kyoto, Shimazu Corporation. Tanaka berhasil mengembangkan metoda baru untuk mendeteksi dan menganalisa protein dalam bentuknya yang asli pada tahun 1987. Sebuah metoda yang mengatasi kebuntuan pendeteksian dan analisa protein dalam bentuknya yang asli selama ini. Metoda ini sekarang dipakai hampir diseluruh dunia dan menjadi dasar dalam pengembangan obat obatan baru dalam kedokteran.



