T: Apa yang dimaksud dengan penyakit demam berdarah ?

J: Demam berdarah (Dengue Haemorrhagic Fever = DHF) ialah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui nyamuk AEDES aegepti. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak dan dapat menyebabkan kematian.

T: Apa tanda-tanda dan gejala demam berdarah ?

J: a. Hari ke-1 :

- Mula-mula timbul panas mendadak (Suhu badan 380-400)

- Badan lemah dan lesu.

b. Hari ke-2 atau ke-3 :

- Perut (ulu hati) terasa nyeri.

- Bintik-bintik merah di kulit pada muka, lengan, paha, perut atau dada. Kadang-kadang bintik-bintik merah ini hanya sedikit sehingga perlu pemeriksaan yang teliti. Bintik-bintik merah ini mirip dengan bekas gigitan nyamuk. Cara membedakan dengan bekas gigitan nyamuk biasa akan hilang dengan tidak menimbulkan bekas.

- Kadang-kadang terjadi perdarahan hidung (mimisan), mulut atau gusi dan muntah darah atau berak darah.

c. Hari ke-4 s/d ke-7 :

- Bila keadaan menjadi makin parah, penderita gelisah, berkeringat banyak, ujung-ujung tangan dan kaki dingin (pre-shock).

- Bila keadaan berlanjut (pre-shock), penderita dapat mengalami shock (lemah tak berdaya, denyut nadi cepat atau sukar diraba) bila tidak segera ditolong dapat meninggal.

 

T: Bagaimana cara penularan demam berdarah ?

J: Demam berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes aegepti. Nyamuk tersebut mendapat virus dari orang yang dalam darahnya terdapat virus itu. Orang tersebut tidak harus orang yang sakit demam berdarah, sebab orang yang mempunyai kekebalan, tidak tampak sakit atau bahkan sama sekali tidak sakit, walaupun dalam darahnya terdapat virus dengue. Dengan demikian orang ini dapat menularkan penyakit kepada orang lain. Virus dengue akan berada dalam darah manusia sekama kurang lebih 1 minggu. Orang dewasa biasanya kebal terhadap virus dengue. Tempat-tempat yang mempunyai resiko tinggi untuk terjadinya penularan demam berdarah ialah tempat umum (Rumah Sakit, Puskesmas, Sekolah, Hotel/tempat penginapan) yang kebersihannya tidak terjaga, khususnya kebersihan tempat-tempat penampungan air (bak mandi, WC)

T: Apa yang harus dilakukan bila terdapat gejalala demam berdarah ?

J: – Beri minum yang banyak – Kompres dengan air dingin – Beri obat turun panas – Segera berobat ke dokter, Puskesmas atau Rumah Sakit

 

T: Tempat-tempat bagaimana yang memungkinkan berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti ?

J: Bak mandi, tempayan, tempat penampungan air terbuka, drum, tempat minum burung, vas bunga,kaleng, botol bekas, ban bekas, pagar bambu, potongan bambu, perangkap semut, accu bekas.

 

T: Bagaimana cara pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya demam berdarah?

J: Berikut cara pencegahan :

1. Jaga Kebersihan bak mandi/WC

2. Tutup rapat tempayan

3. Ganti air vas bunga setiap hari

4. Singkirkan barang bekas

5. Ganti air minum burung setiap hari

6. Pelihara ikan di kolam

7. Taburkan Abate bila sulit di kuras

Pencarian artikel ini: