Dilaporkan oleh Russia TV, suatu kondisi darurat berlaku di Irkutsk ketika diberlakukan pemberian vaksin meningitis pada anak-anak. Otoritas kesehatan masyarakat mencoba untuk mengurangi penyebaran infeksi. Dalam laporan tersebut juga terungkap adanya 300 anak yang diduga mengidap meningitis dan kini dirawat di rumah sakit setempat. 

Seorang koresponden setempat mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penderita akibat infeksi penyakit ini ditengarai di mulai sejak akhir Juli lalu. Pada mulanya kalangan dokter disana menduga ini hanya penyakit semusim namun kini para ahli epidemiologi dituntut untuk berpikir mencari cara mengalahkan penyebaran infeksi ini. Diketahui bahwa virus ini menginfeksi anak-anak yang berusia sekitar 6 hingga 14 tahun. 

Semua dokter sudah diperintahkan untuk berada dalam situasi darurat dan diharuskan berada di setiap rumah sakit untuk membantu para korban, terutama anak-anak, yang diindikasikan terinfeksi dengan gejala-gejala sakit kepala, demam dan suhu tubuh yang tinggi. 

Valentina Shtraus, seorang doktor senior di bidang layanan medis darurat, berkata,ǵidak mungkin bagi kami untuk mengetahui apakah seorang anak terinfeksi meningitis sebelum mereka di bawa ke rumah sakit untuk diobservasi lebih lanjut dan itu berlaku juga bagi anak-anak yang baru memiliki gejala sangat ringan¡¦ 

Koresponden setempat kemudian menambahkan bahwa semua pasien telah didiagnosa dan hasilnya mereka semua mengidap meningitis pada kondisi yang gawat. Pihak rumah sakit memerintahkan mereka untuk menjalani perawatanÍÓawat inapÍÔelama 21 hari. 

Masalah utama para dokter di Irkutsk adalah bagaimana merawat pasien-pasien tersebut. Bayangkan saja jika semua rumah sakit telah dipenuhi para pasien, hingga para perawat terpaksa meletakkan kasur-kasur di koridor rumah sakit. Otoritas kesehatan setempat sudah diberikan laporan tentang situasi ini. 

Apa kata pihak rumah sakit ? Yelena Shcerbakova, Deputy Chief of Irkusk Infectious-Disease Hospital, mengatakan bahwa mereka sudah tidak punya kasur perawatan lagi. Paling tidak, katanya, kini kami hanya bisa mengusahakan tambahan 40 kasur bagi setiap rumah sakit yang merawat anak-anak. 

Kekhawatiran makin merebaknya infeksi juga meningkat, sebab virus penginfeksi menyebar lewat udara. Sementara, saat ini adalah awal tahun ajaran baru di sekolah-sekolah. 

Hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang tepat untuk meningitis. Namun sejak 2 September lalu, setiap anak akan diberikan vaksin polio. Diharapkan dengan pemberian vaksin polio, anak-anak akan terlindungi dari virus meningitis. Masalahnya adalah ternyata tidak ada cukup persediaan vaksin di kota tersebut bagi setiap anak, sehingga skala prioritas pemberian vaksin diberikan pada setiap anak pada umum 6 hingga 14 tahun.

Pencarian artikel ini: