Indonesia memang masih tertinggal dibanding India, setidaknya dalam bidang pengembangan perpustakaan digital. Karena itu sewajarnya kita memilih India sebagai mitra pengembangan perpustakaan digital di Indonesia. Demikian salah satu yang tersirat dari press release Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi hari ini. 

Dengan harapan agar data dan informasi ilmiah akan semakin mudah diakses oleh masyarakat luas, Pemerintah Indonesia melalui KMNRT mulai merintis perpustakaan digital dengan dasar Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 44/M/Kp/VII/2000 tentang Penyampaian Literatur Kelabu (Grey Literature) berupa Laporan Hasil Penelitian Dan Publikasi Kebijakan Pemerintah yang Terkait dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dasar terbit Keputusan Menristek ini adalah pentingnya pendokumentasian literature kelabu secara tertib dan terpadu, sehingga dapat memudahkan pembuat kebijakan dalam membuat kebijakan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan yang lebih penting lagi, agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh dokumen-dokumen tersebut, dengan harapan dapat mendukung percepatan dalam pengembangan, pemanfaatan dan penguasaan iptek. 

Upaya untuk membangun perpustakaan digital (digital library) ini tidak mungkin dilakukan sekaligus, melainkan harus bertahap dan berkesinambungan, perlunya perencanaan yang matang dan sistematis disertai skala prioritas yang jelas serta tahapan langkah-langkah dalam pengaplikasiannya. KMNRT, berdasarkan analisis terhadap ketersediaan data dan informasi ilmiah, untuk tahap pertama akan memulai pengembangan perpustakaan digital dengan digitalisasi tesis dan disertasi yang saat ini sudah sangat banyak dan masih tersebar di berbagai Perguruan Tinggi (PT). 

Disamping kerjasama dengan berbagai PT di dalam negeri, KMNRT juga menjajaki kerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Teknologi India. Pemilihan Departemen Pendidikan dan Teknologi India sebagai mitra dalam pengembangan perpustakaan digital ini mengingat pengembangan perpustakaan digital di negara India sudah sangat baik. Selain itu, hal ini karena juga berkaitan dengan tawaran kerjasama yang sebelumnya sudah diajukan oleh Departemen Pendidikan dan Teknologi India kepada KMNRT. Langkah awal mewujudkan kerjasama ini dilakukan dengan melakukan studi perbandingan dan sekaligus diharapkan dapat mengadopsi kemajuan di India, yang akan dilakukan tim Indonesia yang berangkat ke India pada bulan Juni tahun 2001.

Artikel terkait :

  1. Perpustakaan Digital Untuk Kualitas Layanan Prima Pada tanggal 10-11 Juni 2003 lalu, bertempat di PUSTAKA (Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian) atau Bibliotheca Bogoriensis, Jalan Ir....
  2. TV Digital atau Siaran Digital,Mana yang Benar? (part 1) Istilah tv digital marak diperbincangkan akhir-akhir ini. Mungkin sebagian orang bertanya sebenarnya apa tv digital itu? apakah ada bedanya dengan...
  3. TV Digital atau Siaran Digital, Mana yang Benar? (part 2) Keunggulan TV Digital Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap noise dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan...
  4. Inisiatif BHTV : Bandung High-Tech Valley Menristek Dr.A.S. Hikam menyatakan kepuasannya atas kegiatan riset yang dihasilkan PPAU Mikroelektronika ITB dalam kunjungannya di Bandung 08 Mei y.l....
  5. Zamanya Surat Kabar Digital Pesatnya Kemajuan teknologi makin memudahkan manusia, salah satunya dalam hal mendapatkan informasi . Jika dahulu kita sering menggunakan media koran...