Ilmu material/teknologi nano adalah salah satu dari empat bidang pilihan yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Jepang dalam rencana strategis pengembangan ipteknya lima tahun terakhir ini. Dalam bidang inilah, grup peneliti yang dipimpin oleh Prof. Satoshi Kawata dari Osaka University berhasil membuat sapi dan spiral berukuran nano (jurnal Nature, 16 Agustus 2001).

Keunggulan teknik ‘two-photon photopolymerization’ dibanding teknik lain untuk pembuatan ‘micro device’ adalah kemampuannya membuat struktur 3 dimensi. Dalam penelitian kali ini, menggunakan efek “non-linear”, grup ini dapat membuat ‘device’ dengan akurasi 120 nano meter (1 nano meter/nm =0.000000001 m). Sapi yang dibuat kali ini berukuruan panjang 10 mikro meter (mm) dan tinggi 7 mm (1 um = 0.000001 m), hampir seukuran dengan sel darah merah manusia. Dengan demikian menggunakan teknik serupa, mungkin dibuat ‘device’ lain untuk mengangkut obat untuk langsung ke sel yang dituju. 

Lebih jauh, menggunakan teknik yang sama, telah dibuat spiral sebagai model ‘device’ terkecil yang memiliki fungsi. Sprial ini berdiameter hanya 300 nm. Telah dibuktikan bahwa ‘device’ ini tidak hanya “berbentuk” spiral, tapi juga juga memiliki “fungsi” spiral yaitu dapat meregang dan kembali lagi. 

Keberhasilan grup Kawata ini adalah salah satu kesuksesan program ‘top down’ Pemerintah Jepang untuk mengembangkan bidang nano melalui program JSPS-Research for the Future.

Pencarian artikel ini: