<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kamus Ilmiah</title>
	<atom:link href="http://www.kamusilmiah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kamusilmiah.com</link>
	<description>Kliping Artikel Ilmiah Indonesia beserta Kamus Ilmiah Online dalam bidang ilmu teknologi, sains dan sosial</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2010 09:09:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dosen Unibraw Temukan Tester Formalin</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/dosen-unibraw-temukan-tester-formalin/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/dosen-unibraw-temukan-tester-formalin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 09:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=2075</guid>
		<description><![CDATA[Ir H Chanif Mahdi MS, dosen dan staf Laboratorium Biokimia Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Malang, berhasil menemukan alat mengetes (tester) formalin yang terkandung dalam bahan makanan.
Kini, Chanif Madhi sudah mulai memproduksi hasil temuannya berupa cairan campuran kimia sebagai alat  tester terhadap makanan berformalin secara mudah dan cepat. Alat tester tersebut diberi nama Kit Teter [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/dosen-unibraw-temukan-tester-formalin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kretin Akibat Kekurangan Yodium</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/kretin-akibat-kekurangan-yodium/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/kretin-akibat-kekurangan-yodium/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 05:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=2073</guid>
		<description><![CDATA[Banyak bayi lahir menjadi kretin (kerdil) dan yang dewasa mengidap gondok. Pada anak kretin, terlihat indeks IQ-nya bisa dipastikan di bawah 50 dari nilai indeks normal 100.
Anak kretin, cirinya akan terlihat pada wajah mereka, umumnya kelopak matanya akan menjadi kubil, hidung peset, dan bibir tebal.  Anak-anak kretin juga terbelakang mental dan sulit berbicara. Sementara, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/kretin-akibat-kekurangan-yodium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hanya 10% Perokok Berhasil Berhenti Merokok</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/hanya-10-perokok-berhasil-berhenti-merokok/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/hanya-10-perokok-berhasil-berhenti-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 22:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=2071</guid>
		<description><![CDATA[Menghentikan kebiasaan merokok secara langsung atau total lebih berhasil  dibandingkan dengan cara pengurangan perlahan-lahan. Ahli Purmologi  Irwan Hananto mengatakan penghentian kebiasaan merokok secara langsung  mampu menurunkan kadar nikotin dalam darah secara drastis.
Ia mencatat  hanya 10% perokok berhasil berhenti dengan tingkat kekambuhan 80%. ”Di  sisi lain, perokok pasif kadang menerima risiko [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/hanya-10-perokok-berhasil-berhenti-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protein Susu untuk Hipertensi</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/pangan/protein-susu-untuk-hipertensi/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/pangan/protein-susu-untuk-hipertensi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 18:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=2069</guid>
		<description><![CDATA[Susu ternyata memiliki casein peptide atau C 12, yang disebut-sebut  sebagai jenis protein susu yang sanggup menurunkan tekanan darah  penderita hipertensi.
Dr. Raymond R Townsend dari Universitas of  Pennsylvania di Philadelphia, Amerika Serikat, dalam penelitian  menemukan, sekelompok orang yang terdiri dari sepuluh orang yang  menderita hipertensi tidak pernah minum susu. Lanjut [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/pangan/protein-susu-untuk-hipertensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lemak Ayam diubah Menjadi BBM</title>
		<link>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/lemak-ayam-diubah-menjadi-bbm/</link>
		<comments>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/lemak-ayam-diubah-menjadi-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 15:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KamuS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kamusilmiah.com/?p=2067</guid>
		<description><![CDATA[Para peneliti di University of Arkansas tengah mengembangkan teknologi  untuk mengubah lemak ayam menjadi bahan bakar biodisel. “Kami mencoba  menghemat bahan bakar berbasis minyak bumi,” kata Brian Mattingly  seorang mahasiswa teknik kimia.
Menurutnya, 5-20 persen campuran  biodisel dalam BBM akan menurunkan ketergantungan negara pada impor  minyak bumi secara signifikan.
RE Babcock, seorang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kamusilmiah.com/teknologi/lemak-ayam-diubah-menjadi-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.237 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 15:53:06 -->

