Lembaga penelitian jerman dan LAN (Lembaga Adminstrasi Negara) akan melakukan penelitian kelestarian lingkungan di wilayah perairan Kepulauan Togean, Poso, Sulawesi Tengah, pertengahan tahun ini. Salah satu sasaran obyek penelitiannya adalah pematauan kerusakan terumbu karang. 

Hal ini dikatakan oleh Kepala dinas Perikanan Poso, Ir. Tulus, sebagaimana dikutip Antara, Selasa (3/4). Penelitian yang dibiayai oleh lembaga penelitian Jerman ini juga diarahkan untuk menginventarisasi keragaman hayati laut, terutama beberapa jenis ikan yang populasinya berada di ambang kepunahan di kawasan itu. 

Lembaga penelitian Jerman ini juga ingin mengetahui tentang seberapa lestarinya ikan langka jenis napoleon wrasse (Chelinus undulatus snell) yang hidup di sebaran karang kepulauan Togean. 

Semestinya lembaga yang terlibat adalah Oceanologi LIPI, bukannya LAN, namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui latar belakang persisnya keterlibatan LAN dalam proyek ini. 

Anggotan Dewan Maritim Indonesia (DMI), Mahmud Dai sebagaimana yang ditulis Kompas mengatakan bahwa 80% dari 130.000 terumbu karang di Togean telah mengalami kerusakan parah akibat maraknya penangkapan aksi ikan dengan bahan peledak (bom) dan racun sianida. Dan bila kegiatan ini tidak segera dihentikan oleh instansi yang terkait, nampaknya periode gugusan karang tertentu di Togean akan punah. 

Lebih jauh, rusaknya sebaran terumbu karang di wilayah itu mengakibatkan banyak nelayan tradisonal setempat semakin kesulitan memperoleh tangkapan hasil laut. Fenomena ini terjadi karena gugusan karang uyang merupakan habitat ikan telah di rusak bom dan racun sianida. 

Menurut Mahmud Dai, yang juga aktivis lingkungan ini upaya yang dapat ditempuh pemerintah kabupaten dan instansi terkait untuk menekan aksi penangkapan ikan secara ilegal itu dengan menggiatkan operasi laut serta program penyuluhan berwawasan lingkungan. Dan tentunya masyarakat Togean juga harus dilibatkan secara penuh dalam proses pelestarian lingkungan di wialyahnya sehingga perusakan terumbu karang dapat di tekan.

Pencarian artikel ini: