Di pantai Utara Kabupaten Sorong, Irian Jaya – ada perairan yang kaya akan jenis ikan hiu. Tak hanya itu, bahkan tempat ini juga cocok untuk mencari makan dan berkembang biaknya penyu sisik dan penyu hijau. 

Di perairan pantai ini membentang pula 13 pulau kecil dan hamparan karang seluas 60 ribu hektar. Nama daerah ini adalah kepulauan Aju. 

Kepulauan Aju ini terletak di samudera Pasifik sekitar 25 mil laut utara pulau Waigeo. Kepulauan ini terdiri atas hamparan atol dengan pulau-pulau yang memiliki ciri khas tersendiri. Tempat ini bahkan dijadikan obyek penelitian para ilmuwan dan arena lomba selam di masa mendatang. Ilmuwan Amerika, Ronald C. Potocz melukiskan keindahan kepulauan Aju sebagai potret alam yang mungkin tidak dijumpai di tempat lain di luar Maluku dan propinsi Irian Jaya. 

Menurut Ronald C. Potocz yang meneliti di daerah ini, ketika dihubungi di Manokwari, Irian Jaya senin (18/2) sebagaimana ditulis Republika, perairan kepulauan Aju ini memang cocok untuk tempat hidup ikan hiu. 

Hamparan karang yang luas dan indah serta kaya aneka jenis rumput dan tumbuhan laut – merupakan tempat tempat mencari makan dan berkembang biak yang baik berbagai jenis ikan hiu. Sebutlah, misalnya penyu sisik dan penyu hijau yang sangat digemari masyarakat dalam dan luar negeri. 

Menurut Potocz, hal ini tentu saja menjadikan kepulauan Aju sebagai sasaran nelayan tradisional yang menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hiu diambil hati dan siripnya untuk di jual di pasar dalam dan luar negeri dengan harga yang cukup tinggi. 

Hal ini amat disayangkan – mengingat populasi ikan hiu di kawasan ini lebih tinggi dibanding tempat lain di Indonesia. Selain itu, di perairan ini ada dua jenis ikan hiu bernilai ekonomis tinggi, yakni Pritiopsis mocrodon dan Pristiopsis leichardti yang diburu untuk dijadikan komoditi ekspor. Potocz juga menjelaskan, yang diekspor biasanya adalah sirip dan minyaknya, sedang dagingnya di buang. 

Untuk mencegah perburuan liar ini, Potocz mengusulkan agar perairan tersebut ditetapkan menjadi suaka alam laut sehingga aneka jenis satwa langka tetap hidup bebas tanpa gangguan

Pencarian artikel ini: