Coremap-LIPI (Coral Reef Rehabilitation and Management Program)- LIPI akan menyelenggarakan kegiatan Duta Karang Indonesia. Duta karang ini sebenarnya adalah anak-anak utusan dari wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia. Mereka akan bercerita tentang kondisi terumbu-karang yang kian parah keadaannya.
Duta karang adalah anak-anak berusia sekitar 11-14 tahun. Selain itu, criteria lainnya adalah aktif dalam pencapaian pembelajaran yang tinggi, trampil mengekspresikan diri, sehat, mempunyai pengalaman tentang laut, mendapat ijin dari orangrua dan di dukung oleh pihak sekolah. Demikian release yang diterima dari Humas LIPI.
Kegiatan ini rencananya akan berlangsung di Jakarta bertepatahn dengan Hari Anak Internasional yang jatuh pada bulan Juli 2002.
Para duta karang ini nantinya akan didampingi oleh 300 murid dari perwakilan sekolah-sekolah di ibukota. Mereka akan bertukar pengalaman, berecerita tentang terumbu karang di daerahnya, menyampaikan problematika lingkungan dan harapan dari perspektif anak.
Selain itu, para duta-karang dan anak-anak Jakarta akan menghasilkan kesepakatan ‘Anak Indonesia’ untuk menjaga lingkungan lautnya. Nantinya, kesepakatan ini akan diserahkan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.
Kegiatan ini terjalin atas kerjasama Coremap-LIPI dengan DKP dan Diknas serta beberapa LSM lingkungan. Seperti : WWF, Wallacea dan lainnya.
Seleksi anak ‘duta karang’ ini berlangsung sejak akhir April 2002. Setiap propinsi berhak mewakili dua dutanya. Satu anak laki-laki dan satu anak perempuan. Mereka ke Jakarta didampingi oleh satu orang dari daerahnya.
Kegiatan mereka akan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama, pertemuan para duta karang dan murid-murid dari Jakarta di Sea World. Di hari pertama ini mereka akan bertular pengalaman, bermain dan mendapatkan pemahaman mengenai kelautan. Selanjutnya mereka akan membuat kesepakatan anak Indonesia. Hari ke dua, duta karang dan anak-anak Jakarta akan menyerahkan hasil kesepakatan anak kepada pemerintah. Jika memungkinkan mereka akan beraudiensi dengan Presiden. Hari ke tiga, mereka akan mengadakan ‘wisata duta’. Mereka akan berwisata ke beberapa daerah di Indonesia.
Tentu saja, diharapkan yang terpilih nanti adalah mereka yang benar-benar memahami kondisi terumbu karang di daerahnya yang saat ini semakin hari semakin bertambah kerusakannya oleh kejahilan tangan-tangan kotor manusia.



